TUBAN – MDN | Sebanyak 40 pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tuban dinyatakan lulus dari Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan IV Tahun 2025. Penutupan pelatihan berlangsung di Hotel Mustika Tuban, Kamis (14/8/2025), dan dihadiri Wakil Bupati Tuban Drs. Joko Sarwono, perwakilan BPSDM Jawa Timur, serta jajaran BKPSDM Tuban.
Pelatihan yang digelar sejak 24 Maret hingga 14 Agustus 2025 ini merupakan hasil kerja sama antara BKPSDM Tuban dan BPSDM Provinsi Jawa Timur. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas manajerial pejabat pengawas melalui pendekatan blended learning, yang mencakup pembelajaran mandiri, klasikal, synchronous, dan asynchronous.
Dalam sambutannya, Wabup Joko Sarwono menyampaikan apresiasi atas dedikasi peserta selama mengikuti pelatihan. Ia menekankan pentingnya penerapan ilmu dan pengalaman yang diperoleh untuk mendukung pelaksanaan tugas di masing-masing unit kerja.
“Pelatihan ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah investasi kompetensi agar pelayanan publik semakin berkualitas dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Wabup.
Ia juga mengingatkan bahwa pejabat pengawas memiliki peran strategis dalam memastikan kelancaran administrasi pemerintahan, pembangunan, serta pencapaian target kinerja. Oleh karena itu, kemampuan untuk memimpin sekaligus mengawasi proses pelayanan publik menjadi hal yang mutlak dimiliki.
Wabup Tuban menekankan bahwa inovasi yang dirancang selama pelatihan harus terus dikembangkan dan dievaluasi secara berkelanjutan. Menurutnya, langkah ini akan mendorong lahirnya ASN yang berakhlak, profesional, dan adaptif terhadap perubahan.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada para pemateri yang telah membimbing peserta dalam menyusun dokumen aksi perubahan. Ini adalah fondasi penting untuk transformasi birokrasi,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris BKPSDM Tuban, Irma Putri Kartika, menjelaskan bahwa pelatihan PKP merupakan bagian dari upaya pengembangan kompetensi ASN melalui jalur pelatihan formal. Ia berharap lulusan PKP mampu menjadi pemimpin yang menjunjung tinggi akuntabilitas dan integritas dalam jabatan pengawas.
“Dengan pelatihan ini, kami berharap muncul figur-figur pemimpin yang kompeten dan siap menjawab tantangan birokrasi modern,” tuturnya. [J2]













