Daerah  

Muslimat dan Fatayat NU Tulangan Gelar Tahlil Kubro dan Pengajian: Refleksi Kemerdekaan dan Silaturahmi

admin
Muslimat dan fatayat nu pac tulangan

SIDOARJO – MDN – Semangat kebersamaan dan nasionalisme mewarnai kegiatan Tahlil Kubro dan Pengajian yang digelar oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat dan Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. Acara yang berlangsung di Masjid Nurul Huda, Desa Kebaron, Jumat (22/8/2025) ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus refleksi atas perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Kegiatan dimulai pukul 13.00 WIB dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, diikuti oleh tahlil bersama dan pengajian. Hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Kebaron Suwito beserta perangkat desa, Rois Syuriah MWC NU Tulangan KH Muzakki Bahri, Ketua Muslimat PAC Tulangan Hj Lilik Fanani, Ketua NU dan Muslimat Desa Kebaron, serta perwakilan Muslimat dari seluruh desa di Kecamatan Tulangan.

Dalam sambutannya, Suwito menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara yang dinilai mampu memperkuat ikatan sosial antarwarga.

“Terima kasih kepada panitia dan takmir Masjid Nurul Huda, serta seluruh warga yang telah mendukung acara ini. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian,” ujarnya.

Sementara itu, Hj Lilik Fanani menekankan pentingnya mengingat bulan Agustus sebagai momen bersejarah bagi bangsa Indonesia. Ia mengajak warga NU untuk terus menanamkan semangat kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para ulama.

“Kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari peran besar ulama, khususnya Hadratus Syekh KH Hasyim Asy’ari. Maka sebagai nahdliyin, kita wajib menghargai perjuangan itu dengan rasa syukur dan kepedulian,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya simbol-simbol kebangsaan sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan kemerdekaan.

“Jangan sampai warga NU tidak memasang bendera merah putih. Itu bentuk penghormatan kita terhadap sejarah dan perjuangan para ulama,” tambahnya.

Acara ditutup dengan Mauidhoh Hasanah dan doa yang disampaikan oleh Ustadza Hj Islakhati Ainun, S.Ag., yang mengajak jamaah untuk terus menjaga ukhuwah dan memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dan nilai-nilai keagamaan dapat berjalan beriringan, memperkuat fondasi sosial dan spiritual masyarakat Tulangan. [Swd]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *